Umurku sekarang 22 tahun, telah memiliki pekerjaan tetap. alasan ini yang sering menjadi penyebab kawan kawan ku selalu menyakan "kapan NIKAH fachri?", " mana aisyah nya?". pertanyaan yg bikin aku malu kalau lagi dalam keramaian.
Dihalaqahku semua teman2 juga udah pada NIKAH dan punya anak (kebetulan mereka semua para ustadz), cuma ana yg belom nikah. jadilah aku bahan candaan mereka klo lagi bercanda masalah keluarga. "fachriza nanti kalo jama'ah kita menang, nanti bisa jadi Kepala Dinas tu..." di jawab sama kwan yg lain " walah, itu kagak penting dulu, yg penting sekarang jadi Kepala Rumah Tangga dulu." (waduh aku kenak senggol lagi).
Suasana ini bikin ana tambah pingin lagi untuk segera ....... ditambah hampir tiap pekan ada undangan ikhwah2 yg walimahan. (bikin tambah panas)
Tapi cita-cita ku telah kurajut aku akan menikah pada umur 25 nanti, karena sekarang aku belom memenuhi standar kedewasaan. walo fisik udah dewasa mental belom dewasa, bukankah Rasulullah saja menikah pada usia 25 tahun? jadi kawan2 jangan paksa aku NIKAH dulu ya!
Tenang aja akh, ana sekarang lagi mempersiapkan untuk itu ..., aku ingin keluarga ku nanti menjadi keluarga yg bisa prodiktif untuk peradaban ini, bukan sekedar untuk bersenang senang. jadi teringat kata Murabbi ku "Kita NIKAH bukan sekedar ingin, tapi udah SIAP" biarlah murabbi ku nantinya yg mencarikan seorang bidadari yang cocok untuk ku. Keluarga ku bukan hanya milikku tapi milik peradaban ini, maka dakwah inilah yg akan menentukan pasanganku. YaALLAH jagalah hamba Mu ini dalam masa persiapan ini.